Yoh 17:3
“Inilah hidup yang kekal,
yaitu bahwa mereka mengenal Engkau,
sebagai satu-satunya Allah yang benar,
dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.”
Sang Guru menjelaskan arti ungkapan “hidup yang kekal”.
Hidup itu adalah pemberiannya!
Intinya ialah relasinya sendiri dengan Bapanya.
Relasi itu ada karena ia mengenal dan mengasihi Bapa.
Jadi, hidup yang kekal ialah mengenal Allah sebagai Bapa,
mengenal-Nya dengan cara sama seperti Sang Guru.
Ini bukan pengetahuan intelektual biasa,
melainkan pengalaman nyata tentang relasi kasih
antara...
Sabtu, 31 Mei 2014
Jumat, 30 Mei 2014
Benih Sabda - 31 Mei 2014 MEMBERI SALAM KEPADA ELISABET
Luk 1:39-40
Segera setelah itu, Maria bersiap-siap
lalu bergegas pergi ke pegunungan, ke sebuah kota di Yudea.
Ia masuk ke rumah Zakharia
dan memberi salam kepada Elisabet.
Maria bergegas untuk mengunjungi Elisabet.
Ia tidak ke sana karena ingin tahu ataupun ragu-ragu!
Ia ke sana karena hatinya bersukacita! Ia penuh iman.
Ia juga ingin menunjukkan cintanya kepada Elisabet.
Setelah masuk ke rumah Zakharia, Maria memberi salam.
Salam atau syalom ini searti dengan, “Damai!”
Maria yang memberkati mereka yang menerimanya.
Di Israel, tamu diperlakukan...
Kamis, 29 Mei 2014
Benih Sabda - 30 Mei 2014 DUKACITA … BERGEMBIRA
Yoh 16:22
“Saat ini kamu memang berdukacita,
tetapi Aku akan menjumpai kamu lagi
sehingga hatimu akan bergembira
dan tidak ada seorang pun yang dapat mengambil
kegembiraanmu itu darimu.”
Sebelum dibunuh, Sang Guru bersabda dengan jelas,
“Saat ini kamu memang berdukacita”. Mengapa?
Murid-muridnya memang sama sekali tidak menduga
bahwa Guru mereka, dan mereka bersama dengannya,
akan mengalami masa krisis yang dahsyat.
Dan, benar! Pada hari Jumat,
mereka masih melihat Guru, tetapi sudah disalibkan.
Pada hari Sabtu, mereka tidak melihatnya lagi,
sebab...
Rabu, 28 Mei 2014
Benih Sabda - 29 Mei 2014 AKU MENYERTAI KAMU
Mat 28:20
“Ajarlah mereka memelihara segala sesuatu
yang telah Kuperintahkan kepadamu.
Dan ingatlah, Aku menyertai kamu
sampai kesudahan zaman."
Sejak awal sejarah, manusia mau jadi seperti Allah.
Dapatkah ini terjadi? Dapat, asal dipakai cara yang benar.
Caranya ialah melakukan kehendak Bapa
seturut pengajaran Anaknya, Sang Guru.
Inilah tema utama Injil Matius
yang diperkembangkannya dalam lima wejangannya.
‘Segala sesuatu yang harus dipelihara’ ialah:
mengasihi Bapa dan semua manusia
dengan kasih sama dengan kasih Sang Guru.
Orang yang melakukannya,...
Benih Sabda - 28 Mei 2014 MASIH BANYAK HAL
Yoh 16:12
“Masih banyak hal yang hendak Kukatakan kepadamu,
tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.”
Mengapa Sang Guru berkata demikian?
Hal-hal apa saja yang belum dikatakannya?
Apakah yang sudah disampaikannya
cukup untuk menempuh jalan tepat ke ‘Rumah Bapa’?
Dengan pergi kepada Bapa melalui kematiannya,
Sang Guru sungguh mengatakan segala-galanya!
Tak ada apa pun lagi yang dapat dikatakan
maupun dilakukannya bagi umat manusia.
Namun, kasih tidak pernah dibatasi oleh akal budi.
Kasih melampaui segenap pemahaman
sehingga selalu ada...
Minggu, 25 Mei 2014
Benih Sabda - 25 Mei 2014 PENOLONG YANG LAIN
Yoh 14:16-17a
“Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan
kepadamu seorang Penolong yang lain
untuk menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran.”
Setelah wafat di salib, Sang Guru menjadi “jembatan”
antara umat manusia dan Allah dan saudara-pengantara.
Ia membuka pintu menuju Bapa dan anugerah-Nya.
Masa depan manusia ada di “balik pintu” yang satu ini.
Sang Guru akan minta anugerah yang definitif,
yaitu Roh Penolong. Permohonannya pasti dikabulkan.
Manusia masa kini tidak perlu mohon agar Roh itu diberi.
Sebab Ia sudah diberi....
Sabtu, 24 Mei 2014
Benih Sabda - 25 Mei 2014 PENOLONG YANG LAIN
Yoh 14:16-17a
“Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan
kepadamu seorang Penolong yang lain
untuk menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran.”
Setelah wafat di salib, Sang Guru menjadi “jembatan”
antara umat manusia dan Allah dan saudara-pengantara.
Ia membuka pintu menuju Bapa dan anugerah-Nya.
Masa depan manusia ada di “balik pintu” yang satu ini.
Sang Guru akan minta anugerah yang definitif,
yaitu Roh Penolong. Permohonannya pasti dikabulkan.
Manusia masa kini tidak perlu mohon agar Roh itu diberi.
Sebab...
Jumat, 23 Mei 2014
Benih Sabda - 24 Mei 2014 KAMU PUN AKAN MEREKA ANIAYA
Yoh 15:20
“Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu:
Seorang hamba tidak lebih besar daripada tuannya.
Jika mereka telah menganiaya Aku,
niscaya kamu pun akan mereka aniaya.”
Seusai membasuh kaki semua muridnya,
Sang Guru telah bersabda, “Seorang hamba
tidak lebih besar daripada tuannya” (13:16).
Sekarang ia mengulanginya lagi. Buat apa?
Supaya para muridnya meneladani dia,
menjadi seperti dia yang datang untuk menjadi hamba.
Ia mengulanginya pula demi memberitahukan
masa depan para muridnya: Mereka akan dianiaya.
Keterus-terangan...
Kamis, 22 Mei 2014
Benih Sabda - 23 Mei 2014 SALING MENGASIHI
Yoh 15:12
“Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi,
seperti Aku telah mengasihi kamu.”
Untuk bertahan dalam kasih Sang Guru,
perlu berpegang pada perintah-perintahnya.
Ajaibnya, banyak perintah itu menjadi satu saja:
“Kamu harus saling mengasihi!” Ini kasih persaudaraan.
Kasih itu tidak pernah genap,
selama tidak menemukan timbal baliknya.
Padahal, kasih yang tidak timbal balik
dapat ditemukan di segala pelosok bumi ini.
Kasih yang tidak seimbang ini tak mungkin berbuah,
tak mungkin memuliakan Allah,
tak mungkin menjadi sumber...
Rabu, 21 Mei 2014
Benih Sabda - 22 Mei 2014 TINGGAL DI DALAM KASIH
Yoh 15:10
“Jikalau kamu menuruti perintah-Ku,
niscaya kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku,
sama seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku
dan tinggal di dalam kasih-Nya.”
Sang Guru dengan sangat jelas menegaskan
bahwa untuk tinggal di dalam kasihnya
tidak cukup mendengarkan dan memahami sabdanya!
Sabda itu harus dituruti! Sebab hanya dengan cara ini
pengikutnya menempuh jalan Sang Guru sendiri.
Memang, ada macam-macam perintah dan sabda.
Tetapi, yang menjadi motivator dan pengatur
setiap tindakan pengikut Sang Guru ialah kasih.
Maka,...
Selasa, 20 Mei 2014
Benih Sabda - 21 Mei 2014 POKOK ANGGUR YANG BENAR Yoh 15:1 "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.”
AKU ADA – demikianlah Allah memperkenalkan diri-Nya
kepada Musa (Kel 3:14). Nama ini diberikan Sang Guru
kepada dirinya sendiri, tetapi dengan tambahan:
AKU ADAlah Pokok Anggur yang benar!
Dari ayat-ayat selanjutnya diketahui
bahwa pokok anggur itu bercabang dan beranting,
dan semua cabang dan ranting itu ialah para pengikutnya.
Jadi, AKU ADA pada awal sabda ini
dapat dibaca begini: Aku ada bagimu, hai sahabatku!
Sang Guru adalah Pokok Anggur yang “benar”.
Mengapa? Sebab ia selalu menghasilkan buah.
Ia bukan pokok anggur yang mandul, tak berfaedah.
Justru...
Senin, 19 Mei 2014
Benih Sabda - 20 Mei 2014 BAPA LEBIH BESAR DARI AKU Yoh 14:28
“Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita
karena Aku pergi kepada Bapa-Ku,
sebab Bapa lebih besar daripada Aku.”
Kasih berhubungan erat dengan memahami sesama.
Juga pada saat paham itu tidak mungkin sempurna.
Menyadari hakikat kasih itu, Sang Guru berkata
bahwa murid-muridnya seharusnya bersukacita
mendengar berita tentang kematiannya
yang olehnya sendiri dianggap “kepergian” sementara saja.
Jika Sang Guru “pergi”, ia pasti pergi kepada Bapanya.
Inilah alasan lebih kuat lagi agar para murid bersukacita.
Sebab Bapa adalah...
Minggu, 18 Mei 2014
Benih Sabda - 19 Mei 2014 DIALAH YANG MENGASIHI AKU Yoh 14:21
“Orang yang berpegang pada perintah-Ku dan mematuhinya,
dialah yang mengasihi Aku. Orang yang mengasihi Aku,
akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihinya
serta akan menyatakan diri-Ku kepadanya."
“Berpegang pada perintah-perintah” Sang Guru
searti dengan menjadikannya pedoman hidup.
Soalnya, orang bisa saja dengan senang hati
mendengarkan sabda Tuhan, tanpa mematuhinya.
Contohnya Raja Herodes! Ia suka mendengarkan
Yohanes Pembaptis, tetapi memenggal kepalanya.
Seperti digambarkan dalam Injil Matius (7:26+),
orang...
Sabtu, 17 Mei 2014
Perayaan Syukur Kanonisasi St. Johanes Paulus II dan St. Yohanes XXIII
Perayaan Syukur Kanonisasi St. Johanes Paulus II dan St. Yohanes XXIII
Syukur Kanonisasi 2 santo, St. Johanes Paulus II dan St. Yohanes XXIII, Gerakan Rohani Yohanes Paulus II bersama Paroki Kristus Raja Pejompongan, PWKI (Persatuan Wartawan Katolik Indonesia) ,Cultura di Vita dan Komunitas Tobit bekerjasama menyelenggarakan
SEMINAR DAN EKPOSISI dengan para pembicara Lintas Agama, para Intelektual dan Tokoh dengan tema
"KETIKA AGAMA-AGAMA BERSATU MELAWAN BUDAYA KEMATIAN"
pada hari Minggu,
18 Mei 2014,
waktu : pk. 15.30 - 17.30 .
Acara ini di...
Benih Sabda - 18 Mei 2014 DI TEMPAT AKU BERADA Yoh 14:3
“Jika Aku pergi dan menyediakan tempat bagimu, maka Aku akan kembali lagi dan Aku membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat Aku berada, kamu pun berada.”
Sang Guru mengucapkan kata-kata ini dalam rangka mempersiapkan murid-muridnya akan saat kematiannya di kayu salib. Kepergiannya, yaitu kematiannya, mempersiapkan bagi mereka tempat di “rumah Bapa”.
Sebab pada saat itulah mereka akan mampu menerima kasihnya yang ada dalam dirinya selaku Anak Manusia dan Putra Allah.
Sebenarnya, kematian Sang Guru dapat dilihat pula sebagai kedatangannya...
Jumat, 16 Mei 2014
Benih Sabda - 17 Mei 2014 PEKERJAAN YANG LEBIH BESAR Yoh 14:12-13
“Siapa saja yang percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu.
Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa pun yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dimuliakan di dalam Anak.
”Kata-kata Sang Guru ini tampak berlebihan. Sebab siapa yang dapat melebihi karyanya?
Namun, pernahkah Sang Guru bohong? Tak pernah!Lalu, bagaimana mengartikan sabdanya yang ini? Sang Guru bicara tentang orang yang percaya kepadanya.
Dia pasti orang yang tak khawatir dan...
Kamis, 15 Mei 2014
Benih Sabda - 16 Mei 2014 BANYAK TEMPAT TINGGAL Yoh 14:2
“Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.” Apa yang menjadi rumah Allah Bapa? Putra-Nya! Sebab Sang Putra selalu menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran (Yoh 4:24).
Dua murid Yohanes Pembaptis pernah bertanya, “Di manakah Engkau tinggal?” Mereka yang mengikuti Sang Guru di masa kini, kiranya tahu di mana ia tinggal.
Cukuplah menatap Sang Guru saat ia membasuh kaki dan memberi sepotong roti kepada Yudas.Tempat tinggalnya ialah kasih Allah sendiri!
Bapa tidak pernah lepas...
Rabu, 14 Mei 2014
Benih Sabda - 15 Mei 2014 IA MENERIMA AKU Yoh 13:19
“Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Siapa saja yang menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan siapa saja yang menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku."
Semua orang yang dipilih Sang Guru adalah sahabatnya.Kasih Sang Guru selalu setia, tak pernah berubah,biarpun orang pilihannya mengkhianatinya.
Sebab kata-kata yang tertera di atas,diucapkan Sang Guru dalam konteks pemberitahuannyatentang pengkhianatan Yudas yang sudah dekat.
Inilah misteri kasih Allah: Pilihan-Nya kekal!Sepanjang sejarahnya, Gereja ditinggalkan banyak orangyang...
Selasa, 13 Mei 2014
Seminar Evangelii Gaudium. Narasumber: Prof. Dr. A. Eddy Kristiyanto OFM

Paus Fransiskus selama ini sering mengeluarkan pernyataan yg dianggap kontroversial, terkadang sulit untuk dipahami dan sering kali salah diartikan.
Mari ikuti:
Seminar Evangelii Gaudium
Narasumber: Prof. Dr. A. Eddy Kristiyanto OFM
Minggu, 8 Juni 2014
09.00 - 14.00 WIB
Function Hall St. Vincentius Putera
Jln. Kramat Raya No. 134
Jakarta Pusat.
Rp. 50.000,-
Info dan pendaftaran:
Rinto 0818 0697 1722
Sandra 0813 1411...
Benih Sabda - 14 Mei 2014 AKULAH YANG MEMILIH KAMU Yoh 15:16
“Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap…”.
Apa yang menjadi pedoman Sang Guru pada saat ia memilih murid atau pengikutnya? Kasih semata-mata! Kasihnya selalu cuma-cuma.
Dan ia memilih bukan untuk menjadikan manusia budak melainkan sahabat Allah dan saudaranya sendiri.
Pada saat Sang Guru mengurbankan nyawanya, hidupnya sendiri ia hadiahkan kepada semua muridnya. Hadiah itu diberi kepada semua orang yang memutuskan untuk...
Senin, 12 Mei 2014
Benih Sabda - 13 Mei 2014 TETAPI KAMU TIDAK PERCAYA Yoh 10:24-25
“Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami." Yesus menjawab, "Aku telah mengatakannya, tetapi kamu tidak percaya…”
Sang Guru dikelilingi para pemuka Yahudi. Inilah konfrontasinya yang terakhir dengan mereka sebelum ia divonis dan dihukum mati di salib.
“Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami!” – desak mereka.
Sebelumnya, Sang Guru menyatakan dirinya Gembala, bahkan Gembala segenap umat Allah. Tetapi, sabdanya malah dianggap skandal.
Maka,...
Minggu, 11 Mei 2014
Benih Sabda - 12 Mei 2014 DOMBA-KU MENGENAL AKU Yoh 10:13-14
“Ia lari karena ia seorang upahan dan tidak memperhatikan domba-domba itu. Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku.”
Ada gembala umat yang mengurusi umatdemi kepentingan dan keuntungannya sendiri,dan ada gembala yang siap mati demi kebahagiaan umat.
Gembala jenis pertama disebut “gembala upahan”.Semua orang bisa tahu nilai dan mutu sahabatnya,pada saat ia sungguh membutuhkan pertolongannya. Rakyat sangat pandai menilai mutu pimpinannya. Sang Guru memperhatikan domba-domba, dan menguntungkan...
Sabtu, 10 Mei 2014
Benih Sabda - 11 Mei 2014 PENCURI… PERAMPOK Yoh 10:1
"Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Siapa yang masuk ke dalam kandang domba tanpa melalui pintu, tetapi dengan memanjat dari tempat lain, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok.”
Setiap kali Sang Guru mengucapkan kalimat, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu…”, sabda yang menyusulnya senilai wahyu dari Allah. Kali ini, sasaran sabdanya ialah para pemuka Israel yang seharusnya menjaga “kawanan domba”, yaitu umat beriman, namun justru merampoknya.
Seandainya para pemuka menjalankan fungsinya sesuai dengan kehendak Allah dan kerinduan...
Jumat, 09 Mei 2014
Benih Sabda - 10 Mei 2014 MENGGUNCANGKAN KAMU? Yoh 6:61-63
"Apakah perkataan itu mengguncangkan kamu? Bagaimana jika kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada?
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tak berguna.”Awalnya, sabda Sang Guru mengagetkan orang Yahudi. Tetapi selanjutnya, murid-muridnya sendiri terguncang.Dan keguncangan ini terjadi sepanjang masa…
Sebab sabda Tuhan selalu lurus dan jujur,sedangkan telinga yang mendengarnyadan hati yang diminta menerimanya, justru menolak!
Manusia sangat sulit menerima rancangan Allah yang selalu memikirkan keselamatannya.
Mengapa?...
Kamis, 08 Mei 2014
Benih Sabda - 9 Mei 2014 JIKA TIDAK MAKAN… MINUM Yoh 6:53
"Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.”
Orang-orang Yahudi bertengkar antar sesama mereka. Mereka kaget, “Ia mau beri dagingnya untuk dimakan?” Sang Guru langsung, dengan wibawa ilahinya, mengucapkan sebuah kalimat yang sangat serius.
Isi utamanya: Tidak makan dagingnya dan tidak minum darahnya sama dengan tidak hidup!
Sebagai Anak Manusia yang disalibkan, Sang Guru jugalah “daging” Anak Domba, makanan yang mampu mencabut manusia dari perbudakan...
Rabu, 07 Mei 2014
Benih Sabda - 8 Mei 2014 AKULAH ROTI YANG HIDUP. Yoh 6:51
“Akulah roti yang hidup yang telah turun dari surga. Jikalau seseorang makan roti ini, ia akan hidup selamanya, dan roti yang akan Kuberikan itu adalah daging-Ku yang akan Kuberikan untuk hidup dunia."
Dalam ayat 48, Sang Guru menyebut dirinya:“Akulah roti kehidupan”; di sini: “Akulah roti yang hidup”.Roti yang hidup selalu menyalurkan kehidupan.Jadi, hidup yang ada dalam Sang Guru sama dengan hidup “Bapa yang hidup” (ayat 57).
Dalam ayat 50 dikatakan bahwa “Roti itu turun”, tetapi di sini ditegaskan: “Roti yang telah turun, konkretnya turun...
Selasa, 06 Mei 2014
Benih Sabda - 7 Mei 2014 KEHENDAK DIA YANG MENGUTUS Yoh 6:38-39
“Aku telah turun dari surga bukan utk melakukan kehendak-Ku
melainkan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.
Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku,
yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku
jangan ada yang hilang.”
Sang Guru adalah Roti yang turun dari surga.
Ia diutus oleh Bapanya dan ia selalu berelasi dengan-Nya.
Bukan demi kesenangannya sendiri,
melainkan demi memberi kehidupan kepada manusia.
Jika ia turun dari surga, dan telah menjadi manusia,
tujuannya satu saja: Memperkenalkan Bapa
dan sekaligus memberi Bapa,...
Senin, 05 Mei 2014
Benih Sabda - 11 April 2014 BAPA DI DALAM AKU Yoh 10:38
“Percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu,
supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti
bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa."
Dalam perdebatan dengan para lawannya,
Sang Guru berkali-kali menunjukkan karyanya,
yang di sini disebut “pekerjaan-pekerjaan”.
Ia memang yakin bahwa pekerjaan-pekerjaannya
merupakan alasan secukupnya untuk percaya kepadanya.
Perbuatan-perbuatan manusia menyatakan nilainya.
Perbuatan-perbuatan Sang Guru pun
berperan sebagai gambaran Sang Bapa di surga.
Untuk mengkonkretkannya, Sang Guru berkata,
“Bapa di dalam...
Minggu, 04 Mei 2014
Benih Sabda - 10 April 2014 TIDAK AKAN MENGALAMI MAUT Yoh 8:51-52
“Aku berkata kepadamu: Siapa saja menuruti firman-Ku,ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. "Kata para pemuka Yahudi kepada-Nya, "Sekarang kami tahu bahwa Engkau kerasukan setan…”
Sebelum mengucapkan kata-kata ini, Sang Guru disebut “Orang Samaria” (ay 48) yang searti dengan “sesat”, bahkan kafir.
Selanjutnya ia disebut “kerasukan roh jahat” sebab, katanya, “Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa?”Dengan menegaskan bahwa orang yang menuruti ajarannya, tidak pernah akan mengalami maut, Sang Guru membenarkan ke-Allahannya....
Sabtu, 03 Mei 2014
Benih Sabda - 4 Mei 2014 MEREKA PUN MENGENAL DIA Luk 24:30
"Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti,mengucap syukur, lalu memecah-mecahkannyadan memberikannya kepada mereka.Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka punmengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka."Kisah tentang perjalanan dua murid Sang Guru ke Emausadalah gambaran hidup sehari-hari semua muridnya.Sebab sama seperti kedua murid itu,setiap pengikut Sang Guru harus menghadapi hidup inisebagai suatu perjalanan yang bertahap-tahap.Mereka dipanggil untuk semakin menemukanlalu memberi kesaksian tentang IMAN merekaakan...
Jumat, 02 Mei 2014
Balada Kisah Gereja Katolik 'Bawah Tanah' Negeri China
19.51
No comments
Tak ada papan nama, juga tanpa nama.
Hanya ada papan kecil bertulisan
“masuk dan silakan lihat”. Pada suatu
hari akhir Maret lalu, ratusan orang
berkumpul di dalam gedung itu. Sebagian du
duk berdesakan di kursi, sebagian lagi terpaksa
bersila di lantai karena jumlah bangkunya tak
mencukupi.
Walaupun berjubel di ruangan sempit, me
reka takzim menyimak khotbah sang pastor.
Pastor muda berusia 30 tahun itu menuturkan
kunjungannya ke rumah seorang penderita
kanker yang setahun sebelumnya divonis
dokter tak lama lagi akan mati. “Tapi, karena i
mannya,...
Benih Sabda - 29 April 2014 KAMU TIDAK MENERIMA Yoh 3:9-10
Kata Nikodemus kepada-Nya, "Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?" Jawab Yesus, "Engkau guru orang Israel, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu?Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat,tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami."Nikodemu datang kepada Sang Guru pada malam hari.Ia menghindari sensasi dan menjaga nama baiknya.Ia sudah berusia, rambutnya mungkin putih semua.Ia pakar Hukum Yahudi, orang terhormat.Namun, ia memiliki cukup banyak...
Benih Sabda - 15 April 2014 SEORANG AKAN MENYERAHKAN AKU Yoh 13:21
Setelah Yesus berkata demikian Ia sangat terharu, lalu bersaksi,
"Sesungguhnya Aku berkata kepadamu,
salah seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku."
Terjemahan ungkapan “sangat terharu”, kurang tepat.
Ada terjemahan yang lebih tepat: “terkoyak hatinya”.
Apa yang menyebabkan terkoyaknya hati Sang Guru?
Kesadaran bahwa ia akan dikhianati seorang murid.
Sang Guru merasakan, bahkan mengalami kejahatan
yang dilakukan manusia pada saat ia berbuat jahat.
Allah seolah-olah disalibkan kembali setiap kali
manusia menolak-Nya dan mencelakakan...
Benih Sabda - 18 April 2014MEREKA MENYALIBKAN DIA Yoh 19:18
Di situ mereka menyalibkan Dia.
Bersama-sama dengan Dia disalibkan juga dua orang lain,
sebelah-menyebelah, sedangkan Yesus di tengah-tengah.
Pada awal Injil Yohanes,
dua murid Yohanes Pembaptis bertanya,
"Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?"
Sekarang mereka tahu tempat
Raja Israel, Putra Allah tinggal: di salib!
Salib melambangkan dua kontradiksi dunia:
bumi dan surga, timur dan barat.
Tetapi, setelah penyaliban Sang Guru,
salib menjadi pula lambang siksaan
yang diciptakan manusia untuk menyingkirkan Allah.
Sejak...
Benih Sabda - 2 Mei 2014 MEMBAGI-BAGIKAN Yoh 6:11
Sesudah itu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur
dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ,
demikian juga dilakukan-Nya dengan ikan-ikan itu,
sebanyak yang mereka kehendaki.
Manusia “mengambil” roti, lambang kehidupan.
Tetapi, Sang Guru mengambilnya dengan cara khusus.
Ia tidak mengambilnya untuk dirinya sendiri,
melainkan langsung membuka tangannya
untuk membagi-bagikannya kepada orang banyak.
Jika roti melambangkan kehidupan,
maka memberi roti searti dengan meneruskan kehidupan,
bukan menahannya bagi diri...
Benih Sabda - 16 April 2014 UNTUK MENYERAHKAN Mat 26:15-16
Yudas berkata, "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku,
supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?"
Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya.
Mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik
untuk menyerahkan Yesus.
Pada saat perempuan mengurapi Sang Guru
dengan minyak narwastu yang harum semerbak,
hatinya menjadi satu dengan hati Sang Mempelainya.
Sejak saat itu manusia terbagi dua:
ada yang senang meminyaki Sang Guru dengan kasih,
dan tentu memuji perbuatan perempuan itu,
dan ada yang marah kalau itu dilakukan seseorang,
sehingga hatinya...
Benih Sabda - 3 Mei 2014 JALAN, KEBENARAN, HIDUP Yoh 14:6
Kata Yesus kepadanya, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”Penulis Injil Yohanes suka sekali memperkenalkan Sang Guru sebagai AKU ADA.Namun, dalam ayat ini identitasnya dijelaskan lebih lanjut.Sebagai Putra terkasih Bapayang mengasihi Bapa dan semua saudara (=manusia),Sang Guru adalah JALAN keselamatan,sebab ia menyatakan KEBENARANtentang Allah dan manusia.Dialah KEBENARAN karena memberi manusia HIDUP,termasuk hidup Allah sendiri.Dia sebenarnya HIDUP bagi segala...
Kamis, 01 Mei 2014
Jum'at Pertama, bagi Karyawan di Jakarta yang belum Sempat Misa Pagi
18.11
No comments
Hari ini 02-Mei Jum'at Pertama, bagi Usahawan dan Karyawan yang belum Sempat Misa Pagi dan ingin ke Misa/ Perayaan Ekaristi Siang Pkl.12:00 Silahkan ke Gedung Shekinah Duta Merlin-Harmoni Jakarta Kapasitas 300 Orang,
atau Bisa Juga ke Gererja2 Jakarta:
Katedral Jakarta,
Theresia,
Bonaventura,
RS.Carolus Jkt,
RS.Husada(14:00) Mangga Besar Jkt.
LBI Saharjo Tebet,
Tangerang:
Gereja Helena,
atau Misa Sore : diParoki Masing2 Sesuai Jadwal, Selamat Merayakan Bersama Hati Jesus Yang Maha Kudu...
BENIH SABDA - 8 April 2014 YANG DIAJARKAN BAPA KEPADA-KU Yoh 8:28
17.54
No comments
Kata Yesus, "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia,
barulah kamu tahu bahwa Akulah Dia,
dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri,
tetapi Aku berbicara tentang hal-hal,
sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku."
Identitas Sang Guru dipertanyakan para pemuka Yahudi.
Maka, ia menjawab, walaupun dengan cara tak terduga.
Mula-mula ia menyatakan dirinya AKU ADA.
Setelah itu ia mengingatkan tokoh dari kitab Daniel,
yaitu Anak Manusia yang bukan anak manusia biasa.
Sebab ia akan ditinggikan, artinya dipaku pada salib,
sesuai...
Langganan:
Postingan (Atom)